Bila sunyi adalah kesendirian, maka sekarang aku sedang sendiri. .
Bila sunyi adalah keheningan, maka sekarang aku sedang
hening. .
Dan bila sunyi adalah pengasingan, maka hari ini aku sedang
terasing dari terangnya dunia
Aku terasing dalam gelapnya Goa Plato, .
Tertidur nyenyak dalam kesunyian laiknya Ashabul Kahfi. .
Aku menjadi tak peduli dalam sunyi
Aku menjadi buta dalam sunyi
Aku menjadi tuli dalam sunyi
Bahkan pancainderaku menjadi mati dalam sunyi
Tapi tunggu, tunggu dulu
Lantas kenapa Muhammad mendapatkan wahyu dalam sepinya Goa
Hira’
Kenapa Siddharta Gautama mendapatkan pencerahan dibawah
sepinya Pohon Ara
Dan Musa mendapatkan Taurat dalam gelapnya Gunung Sinai
Apakah Tuhan menyukai mereka yang menyepi, memilih jalan
sunyi ?
