Antara aku dan dirimu ada sebuah hijab,
Namun perlahan tirai hijab itu makin terbuka
dan menyilaukan,
Mataku dan matamu saling berpandangan tanpa
sekat,
Tuhan mengutuk ini sebagai maksiat, pandangan
yang materialis,
Rumi menyebutkan bahwa cinta hanya bisa
terlepas karena cinta yang lain,
Dan cintaku pada-Nya adalah hijab diantara
kita.
(Malang, 29 Mei 2013)
